Tulisan
ini diawali oleh kalimat menggelikan dari seorang sahabat “Mblo? – panggilan special untukku*pfft –
gimana rencana tahun baru lo? Gue kasih tahu ya, lo jangan mau ditembak di
hari-hari mendekati tahun baru, apa lagi pas tahun barunya! Mereka itu Cuma
manfaatin lo buat nutupin muka mereka yang malu ketahuan jomblonya. Gue sebagai
teman setia lo ikut prihatin atas gelar jomblo lo yang belum nemu titik ujung.”
Asli deh gue sempat down. Dalam hati gue dialog dengan Tuhan, sebenarnya gue
pengin banget ngerasain yang namanya pacaran, sekedar pengen tahu rasanya sih.
Tapi kemudian gue tersenyum manis sambil mendongakkan wajah, Thanks for
protection God, I love You! I love You!
Mikir:
apasih arti tahun baru untuk mereka? Ajang untuk pamer pacar, ajang untuk
seneng-seneng? Bahkan ada yang make momen ini buat free sex! Menjadikan yang
satu berhala dan yang lain adalah pemuja berhala.
Tidak
terlalu tergoda dengan obrolan seputar tahun baru yang akhirnya menjurus pada
renacana-rencana ngedate, cari gebetan dan seterusnya, yang kulakukan adalah
menyelesaikan buku yang yang lebih membuat penasaran isinya, kegiatan yang
mungkin akan sulit aku lakukan jika aku punya pacar haha.
Sempat
ada yang nawari main bareng, dia orang yang sudah dekat denganku, tapi ini
prinsip! sudah hampir 19 tahun aku berhasil menjaga prinsip untuk tidak berpacaran
sebelum menikah, masa harus aku singkirin prinsip lama itu hanya karena kalimat
“I love you” yang aku sendiri nggak yakin ketulusannya.
Nasihat
dari seorang kakak : biarlah mereka menawarkan hatinya untukmu, jangan ambil
dulu, biarlah waktu menguji kesabaran dan kesetiaan mereka, jika mereka tahu
punya rival maka yang sungguh-sungguh tetap bertahan dan gencar melakukan
serangan, bukan berupa bualan tapi perbaikan diri mereka sendiri. Perhatian
bisa menjadi senjata licik yang akan menipumu, jadi lebih baik jangan melihat
seberapa besar perhatiannya dan kebaikanya “yang ditujukan untukmu”, lihatah
bagaimana dia memperbaiki dirinya untuk menjadi yang terbaik. Karena mencari
perhatian sesungguhnya bukan cara seorang lelaki.
So
girls, masih nunggu buat dikencani?????
*Malang, Desember 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar