Senin, 07 Juli 2014

Semoga tak Berulang



*1
Dosa perasaan memberiku tarian pada jemari,
dan pekikan air mata yang tertahan dalam muka sujud.
Aku mengartikannya sebagai sebuah rekaman dosa,
saat aku mengabaikan keharusan yang haqiqi,
yang tersimpan pada lebaran suci yang agung,
yang tak tersentuh jemari rapuhku,
juga tak tampak pada setiap kali kelopak mataku terbuka..

bagaiman dosa bisa ku lihat sebagai tarian yang menakjubkan?
Apa karena bisikan yang tajam tak disadari?
Ataukah sesuatu yang aku mainkan sendiri?

Tuhan..
Bolehkah aku menyalahkan yang tecipta dari api-Mu?
Ataukah aku hanya boleh memukuli gerak
Yang tengah melempar ku menuju jurang tanpa dasar?
Yang di dalamnya menyala api yang tak pernah terpikirkan..

Ataukah hanya kedangkalanku yang patut disalahkan?

Tuhan…
Aku ingin berlari, bersimpuh, meraung..
Meratapi gambaran masa lalu
Yang mengusik ketenangan batin.
Yang mengutuk kelemahan spiritual..
Juga menangisi masa depan
Jika ampunan-Mu tak ku dapati..

Ya Tuhan..
Sentuhlah hati ku yang tandus..
Siramilah dengan hidayah-Mu selalu..
Janganlah kau tinggalkan aku, Tuhan…

Tuhan, bimbinglah hamba-Mu menuju jalan yang lurus..
Ampunilah, maafkanlah…
Sebelum waktu yang dimaklumi
Menjemput jiwa penuh dosa…

Aamiin aamiin aamiin….

*2
Ketika tangan kebenaran merengkuhmu,
Dengan lengannya yang bergetar,
Lalu, membisik sebuah pesan keselamatan,
Tentang pembebasan para pendosa,
Bagaimana mungkin kau tetap menikmati sangkar yang lalu?
Tempat mu bermain api?
Dan, membiarkan aturan menampar wajah yang hina untuk kedua kalinya?
 
Dengarlah,,
Kesenangan duniawi hanyalah ilusi semu
Pengeras hati, pemalsu rasa,
Yang rayuannya membutakan mu dari keindahan yang kekal.
Yang memalingkan mu pada Pemilik keindahan Yang Esa
Yang kini membuat mu merangkak, mengais ampunan

Apakah kau akan terus membiarkan bara itu melelehkan mu
Membuat mu terombang-ambing di antara para bisik?

Tidakkah kau rasakan hati yang terbakar rasa takut?
Kau hampir kehilangan masa penuh kesempatan

Tidakkah kau sadari?
Bahwa bukan waktu yang harus berbalik arah..
Melainkan langkah yang harus menghapus coretan hitam
Kemudian menggantikannya dengan yang putih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar